Musim panas seharusnya tentang kebebasan. Anda ingin berada di luar. Anda ingin merasakan panasnya. Namun mengabaikan risiko paparan sinar matahari adalah cara cepat untuk mengubah sore yang malas menjadi mimpi buruk medis. Kebanyakan dari kita ingat lotion untuk lengan dan kaki kita. Kita melupakan bibirnya. Jika Anda tidak menggunakan lip balm dengan SPF, Anda mengundang masalah. Kulit di bibir Anda tipis dan sensitif. Mudah terbakar. Itu melepuh dan menyakitkan.
Terbakar sinar matahari bukan hanya masalah kulit kecokelatan. Ini sebenarnya kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet (UV). Bagi individu berkulit putih, risikonya meroket. Kerusakannya berkisar dari rona merah muda ringan hingga luka bakar tingkat dua yang parah. Ketika luka bakar parah, kulit bereaksi dengan membentuk kantong berisi cairan. Ini adalah lepuh.
Bahaya Unik Bibir Melepuh
Lepuh akibat sinar matahari pada kulit Anda mungkin mengganggu tetapi dapat diatasi. Lepuh pada bibir adalah hal yang berbeda. Area mulut pada dasarnya sensitif. Saraf dekat dengan permukaan. Ketika lepuh air kecil yang hampir tidak terlihat itu terbentuk, rasanya sakit. Jika pecah atau membesar, rasa sakitnya semakin parah. Lebih buruk lagi, lingkungan mulut yang lembab membuat kemungkinan terjadinya infeksi. Mengabaikan ini bukanlah suatu pilihan.
Bisakah Anda Memperbaikinya Di Rumah?
Inilah kabar baiknya. Anda mungkin tidak memerlukan rumah sakit untuk ini. Lepuh kecil yang tidak pecah sering kali sembuh dengan sendirinya. Tubuh Anda tangguh. Namun menunggunya berarti menanggung ketidaknyamanan. Mengapa menderita jika Anda tidak perlu menderita? Lotion dan obat-obatan yang dijual bebas dapat membantu. Ada juga pengobatan rumahan yang berhasil.
Namun, rasa sakit bisa melumpuhkan. Itu membuat tugas-tugas sederhana seperti makan atau berbicara menjadi tidak tertahankan. Jika Anda merasa sangat kesakitan sehingga tidak bisa berpikir jernih, Anda memerlukan bantuan segera. Tujuannya bukan sekedar penyembuhan. Ini menghentikan penderitaan sehingga Anda dapat berfungsi kembali.
Meredakan Sakit Akibat Lepuh Akibat Sinar Matahari di Bibir
Langkah pertama bukanlah pengobatan. Ini membuat mati rasa. Anda tidak dapat menyembuhkan secara efektif jika Anda menggeliat kesakitan. Mulailah dengan dingin. Es tidak hanya mematikan saraf; itu mengurangi pembengkakan. Bungkus es dengan kain tipis. Jangan pernah menaruh es langsung pada lepuh. Anda berisiko mengalami radang dingin pada kulit yang sudah rusak. Pegang di bibir selama sepuluh menit. Istirahatlah. Mengulang.
Hidrasi tidak bisa dinegosiasikan. Luka bakar akibat sinar matahari menarik kelembapan dari tubuh. Bibir Anda pecah-pecah jika mengering. Minumlah air terus-menerus. Ini membantu penyembuhan internal dari dalam ke luar. Ini juga mencegah bibir saling menempel, yang merupakan jenis neraka khusus yang tidak ingin Anda alami.
Selanjutnya, pertimbangkan krim hidrokortison yang dijual bebas. Sejumlah kecil dapat mengurangi peradangan dan gatal-gatal. Gunakan dengan hemat. Jangan menelannya. Jika lepuhnya terbuka, lewati krimnya. Pilihlah petroleum jelly biasa atau gel lidah buaya. Ini menciptakan sebuah penghalang. Mereka mencegah masuknya udara dan kelembapan. Udara adalah musuh penyembuhan lepuh.
Hindari makanan pedas. Buah-buahan asam seperti jeruk atau tomat akan terasa perih. Bahan-bahan tersebut juga akan mengiritasi kulit yang meradang. Pilihlah makanan yang hambar dan dingin. Yoghurt itu sempurna. Itu keren. Itu lembut. Ini menyediakan protein tanpa luka bakar.
Obat pereda nyeri seperti ibupro
Saat Lepuh Terbakar Sinar Matahari Luangkan Waktunya
Sungguh membuat frustrasi ketika rutinitas tabir surya Anda gagal. Anda mungkin akan langsung merasakan sengatannya. Kemerahan muncul. Kelembutan muncul. Namun terkadang, bagian terburuknya tersembunyi. Lepuh sering kali menunggu. Mereka dapat muncul ke permukaan dalam beberapa jam. Atau mereka mungkin membutuhkan waktu berhari-hari untuk muncul setelah paparan sinar UV yang berlebihan.
Ukurannya bervariasi. Luka bakar ringan mungkin akan menimbulkan benjolan kecil. Luka bakar yang parah menyebabkan kantung berisi cairan yang lebih besar dan menyakitkan.
Lepuh ini sangat mengganggu di bibir. Mengapa? Karena Anda menggunakan mulut Anda terus-menerus. Makan. Pembicaraan. Tersenyum. Setiap gerakan mengiritasi kulit yang lembut. Rasa sakitnya bisa tajam. Naluri pertama Anda adalah menghentikan rasa sakit itu. Anda belum berpikir untuk menyembuhkan lepuh tersebut. Anda hanya ingin kelegaan.
Menenangkan Luka Bakar Sebelum Mengobati Luka
Peradangan adalah penyebabnya. Hal ini menyebabkan bengkak dan nyeri. Untuk melawannya, Anda bisa mengonsumsi aspirin. Asetaminofen juga berfungsi. Ibuprofen adalah pilihan lain. Ini mengurangi peradangan. Mereka cukup meringankan ketidaknyamanan sehingga Anda bisa bernapas.
Gel topikal juga membantu. Carilah formula pendingin. Lidah buaya adalah pilihan klasik. Beberapa gel mengandung kortikosteroid. Yang lain memiliki antihistamin. Oleskan pada bibir yang terbakar sinar matahari. Mereka meredakan rasa sakit. Mereka melembabkan penghalang yang rusak.
Perlindungan juga sama pentingnya. Hindari paparan sinar matahari lebih lanjut. Biarkan lepuhnya sembuh. Lebih banyak sinar matahari berarti lebih banyak rasa sakit. Jaga agar area tersebut tetap kering. Tetap tenang. Jangan menyentuh lepuh. Iritasi akan memperburuk keadaan.
Perawatan di Rumah untuk Lepuh Bibir
Setelah guncangan awal mereda, fokuslah pada penyembuhan. Lepuh akibat paparan sinar matahari akan sembuh dengan sendirinya. Anda dapat mempercepatnya dengan hati-hati.
Jangan pecahkan. Jika lepuhnya kecil dan tidak pecah, biarkan saja. Muncul tidak membantu. Ini mengundang infeksi. Bahkan jika Anda berpikir Anda dapat mengeringkan lepuh yang besar dengan jarum yang bersih, jangan lakukan itu. Kulit di sekitar bibir Anda sangat sensitif. Anda berisiko merusak kulit baru di bawahnya.
Jaga agar lepuh tetap utuh. Itu adalah perban alami. Ini melindungi jaringan mentah di bawahnya dari bakteri.
Bersihkan area tersebut secara teratur. Oleskan salep antibiotik. Polimiksin atau bacitracin adalah pilihan yang baik. Ini mencegah infeksi. Kebersihan sangat penting di sini. Anda tidak bisa membalut bibir Anda. Mereka menyentuh segalanya. Makanan. Minuman. Udara. Kuman.
Hindari produk berbahan dasar minyak bumi. Hindari losion yang mengandung benzokain atau lidokain. Hal-hal ini bisa lebih banyak merugikan daripada menguntungkan.
Terbakar Sinar Matahari vs. Keracunan Matahari
Tidak semua reaksi buruk terhadap sinar matahari itu sama. Beberapa orang bereaksi parah. Ini keracunan sinar matahari.
Tanda-tandanya antara lain demam. Panas dingin. Mual. Ruam. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, hubungi dokter Anda. Ini bukan sekedar luka bakar. Ini adalah reaksi sistemik.
Tanda Peringatan Infeksi
Awasi lepuh Anda dengan cermat. Jika berubah secara signifikan, Anda mungkin terkena infeksi. Carilah peningkatan rasa sakit. Pembengkakan mungkin bertambah parah. Kulit di sekitar lepuh bisa menjadi merah atau terasa hangat.
Drainase nanah adalah pertanda buruk. Demam adalah hal lain. Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau rahang menandakan tubuh Anda sedang melawan sesuatu.
Jika Anda melihat tanda-tanda ini, temui dokter. Jangan menunggu.
Fakta Singkat tentang Bibir Lepuh
Seperti apa bentuknya?
Mulai dari benjolan kecil yang hampir tidak terlihat hingga kantung besar yang menyakitkan. Pada bibir sering muncul benjolan berwarna putih berisi cairan.
Berapa lama bertahan?
Seperti sengatan matahari di tempat lain, gejalanya biasanya berlangsung tiga hingga lima hari.
Apa yang ada di dalamnya?
Cairannya biasanya serum. Bisa juga berupa getah bening atau plasma.
Haruskah saya meletuskannya?
Tidak. Lepuh kecil akan hilang dengan sendirinya. Popping mengganggu penghalang pelindung. Ini menyebabkan infeksi.
Bagaimana cara mengobati keracunan sinar matahari?
Minum aspirin, asetaminofen, atau ibuprofen untuk mengatasi peradangan. Gunakan gel pendingin dengan lidah buaya, kortikosteroid, atau antihistamin. Jaga agar lepuh tetap utuh. Bersihkan mereka. Oleskan salep antibiotik.
Kapan harus ke dokter?
Perawatan di rumah dapat mengatasi sebagian besar lepuh akibat sinar matahari. Namun jika gejalanya memburuk atau tanda infeksi muncul, segera dapatkan bantuan profesional.
