Bintang ‘Istri Mormon’ Menghadapi Perintah Pengekangan dalam Pertarungan Perceraian

25

Bintang reality TV Jessi Draper dari Kehidupan Rahasia Istri Mormon terlibat dalam perceraian yang kontroversial dari Jordan Ngatikaura, ditandai dengan upaya Ngatikaura yang gagal untuk mendapatkan perintah penahanan sementara. Kasus ini menyoroti bagaimana taktik hukum dapat dijadikan senjata ketika terjadi perpecahan besar-besaran.

Perintah Penahanan Gagal

Pada tanggal 20 Maret, Ngatikaura mengajukan perintah penahanan sementara hanya satu hari setelah memulai proses perceraian terhadap Draper, istrinya selama lima tahun. Draper menentang permintaan tersebut, dan kemudian ditolak oleh pengadilan. Langkah ini menunjukkan upaya strategis untuk mendapatkan pengaruh dalam perceraian, dan para ahli hukum mencatat bahwa pengajuan tersebut terkadang dibuat-buat untuk mempengaruhi hak asuh atau penyelesaian keuangan.

Pertanda Konflik

Draper sendiri meramalkan proses perceraian yang sulit selama musim ke-4 acara tersebut, karena takut akan potensi perilaku “dendam” dan “dendam” di Ngatikaura. Dia menyatakan kekhawatirannya bahwa perjanjian pranikah mereka mungkin tidak sah, dan berpotensi membuat dia terkena dampak keuangan yang lebih buruk. Pandangan ke depan ini terbukti akurat, karena kegagalan perintah penahanan Ngatikaura menunjukkan meningkatnya konflik.

Taktik Hukum dalam Perceraian Tingkat Tinggi

Litigator perceraian Yonatan S. Levoritz, pendiri Firma Hukum Levoritz, menjelaskan bahwa perintah penahanan dapat disalahgunakan untuk mendapatkan keuntungan dalam sengketa hak asuh atau negosiasi keuangan. Meskipun pengajuan yang sah hanya ditujukan untuk kasus-kasus pelecehan atau masalah keamanan, klaim yang dibuat-buat dapat digunakan sebagai pengaruh untuk mendapatkan hasil yang menguntungkan – termasuk hak asuh, akses anak, atau peningkatan pemukiman.

“Beberapa pengacara meminta klien mengarang cerita untuk mendapatkan perintah penahanan guna meningkatkan pengaruh mereka dalam kasus hak asuh atau untuk mendapatkan dana tambahan, terutama dalam perceraian tingkat tinggi.”

Pernyataan Publik

Draper belum mengomentari secara terbuka mengenai pengajuan perceraian tersebut, sementara Ngatikaura menganggap perpisahan tersebut sebagai langkah yang sulit namun perlu. Dia menyatakan prioritasnya adalah kesejahteraan anak-anak mereka dan menyatakan komitmennya untuk menangani proses tersebut dengan baik dan hormat.

Kegagalan perintah penahanan dan kekhawatiran Draper sebelumnya menggarisbawahi potensi manuver hukum dalam perceraian selebriti, di mana pertaruhan finansial dan persepsi publik memainkan peran penting. Kasus ini menimbulkan pertanyaan mengenai integritas proses hukum ketika perselisihan pribadi menjadi tontonan publik.