Meskipun tanaman hias dikenal luas karena dapat mencerahkan ruangan dan meningkatkan suasana hati, potensinya sebagai pembersih udara fungsional sering kali diperdebatkan. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Atmospheric Environment menunjukkan bahwa, dalam kondisi yang tepat, tanaman tertentu dapat secara signifikan mengurangi racun dalam ruangan—terkadang hingga 90% dalam satu hari.
Ilmu Polusi Dalam Ruangan
Studi ini berfokus pada polutan dalam ruangan yang umum, termasuk formaldehida, sulfur dioksida, dan nitrogen dioksida. Zat-zat ini sering ditemukan di rumah-rumah modern, “menghilangkan gas” dari barang-barang sehari-hari seperti:
– Produk pembersih
– Bahan bangunan
– Furnitur dan karpet
Polutan-polutan ini bukan sekadar gangguan; paparan jangka panjang dikaitkan dengan masalah kesehatan yang serius, mulai dari sakit kepala terus-menerus hingga peningkatan risiko kanker.
Temuan Utama: Hasil Cepat dan Efisiensi Tinggi
Para peneliti dari University of Maryland dan University of Georgia menguji lima spesies tanaman tertentu—peace lily, silver inch plant, heartleaf philodendron, creeping fig, dan spider plant —di dalam kamar gas yang terkendali dan tertutup.
Hasilnya sangat mengejutkan:
– Kecepatan: Semua tanaman yang diuji mengurangi tingkat polusi hingga 40% hanya dalam waktu 15 menit.
– Dampak Total: Dalam waktu 24 jam, pabrik ini mengurangi polutan sebesar 96% hingga 98% di lingkungan tertutup.
– Berkinerja Terbaik: peace lily menonjol sebagai salah satu yang paling efektif, mampu menghilangkan lebih dari 90% racun tertentu.
Studi ini juga menyoroti bahwa “dinding hidup aktif” —susunan tanaman vertikal yang menggunakan kipas untuk memaksa udara melewati zona dedaunan dan akar—adalah sistem yang paling efisien untuk menghilangkan formaldehida dan nitrogen dioksida.
Bagaimana Tanaman Menyaring Udara
Tumbuhan membersihkan udara melalui proses biologis berlapis-lapis. Menurut Dr. Heather Kirk-Ballard dari Universitas Georgia, penyaringan terjadi melalui tiga cara utama:
1. Penangkapan Daun: Tanaman menjebak partikel di udara langsung pada permukaan daunnya.
2. Penyerapan: Senyawa organik yang mudah menguap (VOC) seperti benzena dan toluena diserap melalui daun dan akar.
3. Penguraian Mikroba: Mikroba yang hidup di dalam tanah (zona akar) berperan penting dalam menguraikan polutan.
Selain itu, saat tanaman mengonsumsi karbon dioksida dan melepaskan oksigen, tanaman berkontribusi pada siklus atmosfer yang lebih seimbang di dalam ruangan.
Tanaman vs. Filter HEPA: Mengelola Harapan
Penting untuk membedakan antara “filter biologis” dan pemurnian udara mekanis. Meskipun penelitian ini menunjukkan hasil yang mengesankan dalam ruangan tertutup, para ahli memperingatkan bahwa tanaman hias bukanlah pengganti teknologi sepenuhnya.
“Tanaman mungkin menawarkan sedikit manfaat untuk kualitas udara lokal… namun tidak seefektif pembersih udara HEPA dalam menghilangkan polutan dari udara dalam ruangan,” kata Dr. Kirk-Ballard.
Filter HEPA dirancang khusus untuk menangkap partikel halus seperti debu, asap, serbuk sari, dan bulu hewan peliharaan—area di mana tanaman kurang efektif. Sebaliknya, tanaman harus dipandang sebagai alat pelengkap untuk ventilasi dan filtrasi mekanis.
Tips Praktis untuk Memaksimalkan Manfaat
Jika Anda ingin memanfaatkan tanaman hijau untuk memperbaiki lingkungan rumah Anda, pertimbangkan wawasan berikut dari para peneliti:
- Prioritaskan Aliran Udara: Untuk meniru efek “dinding hidup aktif”, coba letakkan tanaman di dekat kipas angin atau di area dengan sirkulasi alami. Hal ini membantu memindahkan lebih banyak udara melalui filter biologis tanaman.
- Fokus pada Kesehatan Tanaman: Tanaman yang mengalami kesulitan dan sekarat tidak akan memberikan manfaat penyaringan yang sama. Untuk potensi pembersihan udara yang maksimal, tanaman Anda harus tumbuh subur.
- Perhatikan Lebih Dari Sekadar Kualitas Udara: Meskipun tanaman tidak menggantikan filter HEPA, tanaman menawarkan manfaat kesehatan mental yang signifikan, termasuk pengurangan stres, perbaikan suasana hati, dan peningkatan fungsi kognitif.
Kesimpulan: Meskipun tanaman hias bukan pengganti filtrasi HEPA berkualitas tinggi, tanaman ini berfungsi sebagai suplemen biologis efektif yang dapat dengan cepat mengurangi racun tertentu dan secara signifikan meningkatkan kesejahteraan psikologis ruangan dalam ruangan.





























