Latihan Kekuatan Dapat Membantu Meringankan Gejala Depresi, Studi Menemukan

24

Hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental telah lama diketahui, namun sebuah studi baru menawarkan wawasan segar tentang bagaimana latihan kekuatan secara khusus dapat membantu mengelola gejala depresi. Penelitian yang melibatkan 62 orang dewasa muda ini mengungkapkan bahwa pelatihan ketahanan dan istirahat tenang secara signifikan meningkatkan suasana hati peserta.


Studi: Latihan Kekuatan vs. Istirahat Tenang

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah ini melibatkan 62 orang dewasa muda berusia sekitar 27 tahun, beberapa di antaranya mengalami kecemasan subklinis atau gangguan depresi mayor. Setengahnya berpartisipasi dalam program latihan kekuatan selama delapan minggu, sementara separuh lainnya bergabung dalam daftar tunggu untuk sesi berikutnya. Pelatihan ini melibatkan sesi intensitas sedang dengan dua set yang terdiri dari delapan hingga 12 repetisi untuk delapan latihan berbeda yang menargetkan kelompok otot utama.

Para peneliti memantau suasana hati peserta sebelum dan sesudah setiap sesi, melacak perubahan gejala depresi dari waktu ke waktu. Hasilnya menunjukkan bahwa suasana hati membaik hanya setelah satu sesi latihan kekuatan, dan peningkatan ini sebanding dengan yang dicapai melalui istirahat tenang.


Mengapa Latihan Kekuatan Dapat Membantu

Meskipun olahraga aerobik memiliki lebih banyak bukti yang mendukung efeknya dalam meningkatkan suasana hati, latihan kekuatan tampaknya menawarkan manfaat serupa. Para ahli menyarankan beberapa alasan potensial untuk hal ini:

  • Regulasi Neurotransmitter: Olahraga memengaruhi pembawa pesan kimiawi di otak yang memengaruhi suasana hati dan komunikasi antar sel saraf.
  • Efek Hormon: Latihan kekuatan dapat meningkatkan efek insulin-like growth factor-1 (IGF-1), yaitu hormon yang terlibat dalam melindungi neuron otak, khususnya di area pengatur suasana hati seperti hipokampus.
  • Rasa Pencapaian: Mengangkat beban dapat menumbuhkan perasaan kuat dan mampu, sehingga berkontribusi pada peningkatan harga diri.

Menjembatani Kesenjangan Penelitian

Meskipun latihan aerobik telah banyak dipelajari manfaatnya bagi kesehatan mental, penelitian mengenai pelatihan ketahanan masih sedikit. Menurut ketua peneliti Darragh O’Sullivan, PhD, kedua bentuk olahraga tersebut kemungkinan besar memengaruhi otak melalui mekanisme bersama, termasuk perubahan struktur otak dan pengurangan peradangan. Namun, latihan kekuatan mungkin memiliki keuntungan unik karena dampaknya terhadap hormon tertentu.


Menerapkan Temuan ke dalam Praktek

Jika Anda baru berolahraga, ingatlah bahwa segala bentuk gerakan—baik aerobik atau berbasis kekuatan—dapat membantu meningkatkan suasana hati. Bagi mereka yang tertarik dengan latihan kekuatan, para ahli merekomendasikan untuk fokus pada latihan gabungan yang menargetkan kelompok otot utama. Sesi yang dilakukan dengan intensitas sedang hingga tinggi dapat menghasilkan efek meningkatkan suasana hati dalam waktu 10 menit setelah selesai.


Yang Dapat Dibawa Pulang

Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami sepenuhnya hubungan antara latihan kekuatan dan depresi, penelitian ini menambah bukti yang berkembang bahwa angkat beban dapat menjadi alat yang ampuh untuk kesehatan mental. Dikombinasikan dengan rutinitas kebugaran seimbang yang mencakup latihan kardio dan kekuatan, latihan ketahanan dapat menjadi komponen berharga dari pendekatan holistik untuk mengelola depresi.