Bagi siapa pun yang lupa mencairkan ayam untuk makan malam, pertanyaan tentang metode tercepat dan teraman sangatlah penting. Pengujian terbaru, yang melibatkan lebih dari 55 pon unggas, mengungkapkan teknik pencairan es yang paling efisien. Ini bukan hanya soal kecepatan; ini tentang meminimalkan pertumbuhan bakteri dan menghindari penyakit bawaan makanan.
Waktu Pencairan Bunga Es berdasarkan Pemotongan
Potongan ayam yang berbeda dicairkan dengan kecepatan yang berbeda-beda. Berikut rinciannya, berdasarkan hasil eksperimen:
- Stik drum (2 buah, 1/2 pon): 45 menit. Stik drum yang lebih kecil dicairkan hanya dalam 25 menit.
- Sayap (5 buah, 1/2 pon): 1 jam, 5 menit.
- Ayam Giling (1 pon): 1 jam, 15 menit. Pencairan yang tidak merata dengan perbedaan suhu 10°F antara bagian tengah dan tepi diamati.
- Payudara Tanpa Tulang (2 buah, 1 pon): 1 jam.
- Payudara dengan Tulang dan Kulit (1 potong, 1 pon): 1 jam.
- Paha Tanpa Tulang (2 buah, 1/2 pon): 1 jam, 9 menit.
- Paha dengan Tulang dan Kulit (6 buah, 2 pon): Kurang dari 2 jam.
Saat-saat ini mengasumsikan pencairan air dingin; metode lain bervariasi.
Mitos Air Mengalir
Banyak juru masak menggunakan air dingin untuk mempercepat pencairan. Meskipun lebih cepat dibandingkan beberapa metode (20 menit hingga lebih dari satu jam, tergantung ukurannya), metode ini sia-sia: keran yang bocor meneteskan lebih dari 3.000 galon air setiap tahunnya. Metode ini juga berisiko memercikkan air yang terkontaminasi dan menimbulkan kebisingan yang signifikan (sekitar 78 desibel, seperti ruang hampa). Yang terpenting, pencairan ini tidak merata, dengan aliran air yang terfokus mencairkan beberapa wilayah lebih cepat dibandingkan wilayah lainnya.
Suhu Ruangan: Pilihan Paling Berisiko
USDA menyarankan untuk tidak mencairkan ayam pada suhu kamar. Hal ini karena paparan suhu hangat yang berkepanjangan mendorong pertumbuhan bakteri. Meskipun ayam yang diuji hanya membutuhkan waktu 2–4 jam untuk dicairkan di dapur bersuhu 74°F, suhu permukaan dengan cepat memasuki “zona bahaya” (di atas 40°F).
Bahayanya bukan hanya waktu: melainkan kombinasi waktu dan suhu. USDA merekomendasikan tidak lebih dari dua jam pada suhu kamar (di bawah 90°F) dan satu jam di atas ambang batas tersebut. Melupakan ayam yang dicairkan akan meningkatkan risiko, terutama bagi kelompok rentan (anak-anak, orang hamil, orang lanjut usia).
Putusan: Air Dingin adalah yang Terbaik
Metode yang paling efisien dan aman adalah dengan mencairkannya dalam air dingin. Simpan ayam dalam keadaan tertutup rapat di dalam kantong anti bocor, ganti air setiap 30 menit untuk menjaga suhu tetap konsisten. Metode ini menghasilkan pencairan es yang cepat sekaligus meminimalkan pertumbuhan bakteri.
Mencairkan ayam bukan hanya soal kenyamanan; ini tentang memastikan keamanan pangan. Memprioritaskan teknik pencairan yang tepat akan melindungi kesehatan Anda dan mencegah penyakit bawaan makanan.
