Hailey Bieber terbuka tentang perasaannya untuk memperluas keluarga dengan suaminya Justin Bieber. Meskipun menjadi ibu merupakan sebuah perubahan yang tidak terduga – tidak ada yang benar-benar mempersiapkan Anda menghadapi kenyataan membesarkan anak, menurut model dan pengusaha – dia mengatakan dia merasa lebih percaya diri untuk memiliki bayi lagi.
Dalam sebuah wawancara untuk edisi terbaru GQ, Bieber dengan jujur membahas realitas menjadi orang tua untuk pertama kalinya. Saat ditanya nasihat apa yang akan ia berikan kepada para ibu hamil, ia mengakui bahwa persiapan sebesar apa pun tidak dapat sepenuhnya membekali Anda untuk mendapatkan pengalaman mendalam dalam membesarkan anak. ‘Tidak ada orang yang dapat memberitahu Anda yang akan pernah mempersiapkan Anda sampai Anda melakukannya sendiri,’ katanya terus terang.
Namun, setelah empat belas bulan menjadi orang tua, Bieber siap menjalani perjalanannya lagi. “Tetapi saya merasa jauh lebih siap untuk melakukannya lagi, dibandingkan dengan perasaan tidak siap saat saya melakukannya untuk pertama kali,” akunya. Pengalaman menjadi seorang ibu ini telah secara signifikan membentuk perspektifnya dan membawa pada pemahaman yang berkembang tentang dirinya yang tidak dapat diprediksi oleh pembicaraan sebelum menjadi orang tua.
Keinginannya untuk memiliki keluarga yang lebih besar bukanlah rahasia lagi. Bieber sebelumnya mengungkapkan sentimen ini di podcast “In Your Dreams”, dengan menyatakan, “Saya tahu saya menginginkan lebih dari satu.” Meskipun dia tidak terburu-buru, pengalaman masa kecil mereka sebagai anak tunggal memperkuat keinginan mereka untuk memberi Jack saudara kandung. “Justin juga merupakan anak tunggal, jadi yang selalu kami bicarakan adalah kami ingin putra kami memiliki [saudara kandung],” jelasnya.
Menyeimbangkan peran sebagai ibu dengan kariernya yang menuntut memerlukan dukungan praktis, yang secara terbuka diakui dan diterima oleh Bieber. “Saya adalah seseorang yang saya selalu ingin menjadi seorang ibu, jadi saya sangat, sangat, sangat aktif dalam menangani putra saya. Saya memiliki bantuan – saya memiliki bantuan penuh waktu – dan saya tidak malu untuk mengatakannya,” ungkapnya. “Dan saya tidak akan pernah segan-segan membicarakan hal itu karena saya tidak akan bisa menjalani karier dan melakukan hal-hal yang saya lakukan tanpa bantuan. Dan saya merasa sangat bersyukur atas hal itu.”
Sementara keluarga yang sedang tumbuh sudah di depan mata, kehidupan Bieber saat ini di Los Angeles mengutamakan kesederhanaan yang nyaman. Hari-hari biasa berkisar pada bangun bersama putranya, melakukan olahraga bila memungkinkan, dan menikmati momen rumahan. “Saya menjadi lebih seperti orang rumahan dibandingkan sebelumnya,” akunya, seraya menyatakan bahwa peran sebagai ibu secara alami mengalihkan prioritasnya dari “FOMO” – rasa takut ketinggalan. Berharganya waktu yang dihabiskan bersama putranya yang tumbuh pesat telah memperdalam kesadaran ini.
Hari-harinya berpusat pada menghargai tahap-tahap awal tersebut: “Dia tumbuh begitu cepat dan berlalu begitu cepat, dan mulai menjadi semakin nyata betapa Anda ingin menikmati waktu itu.”
Sentimen ini menunjukkan masa depan yang penuh dengan kehidupan keluarga di samping kariernya yang sukses

































