Tes Rasa Bacon Definitif: Menemukan Irisan Sempurna

7

Bacon—bahan utama sarapan ala Amerika dan bahan favorit dalam banyak hidangan—kualitasnya sangat bervariasi. Dari ketebalan dan perawatan hingga profil asap, perbedaan halus menentukan apakah potongan akan hancur menjadi debu atau menghasilkan kunyahan yang memuaskan. Kami melakukan uji rasa buta terhadap 10 merek yang tersedia secara luas untuk menentukan bacon mana yang memberikan keseimbangan ideal antara asap, garam, dan tekstur.

Pencarian Kesempurnaan Bacon

Untuk mengevaluasi secara obyektif, kami memanggang semua sampel di atas loyang berlapis foil pada suhu 400°F (205°C). Metode ini memastikan pemasakan yang merata dan memungkinkan bacon menghasilkan lemaknya sendiri, sehingga memperlihatkan karakter aslinya. Penguji kami kemudian mengambil sampel strip secara acak, meminimalkan bias dan kelelahan langit-langit mulut. Tujuannya sederhana: temukan bacon yang unggul dalam keserbagunaannya, memberikan rasa dan tekstur yang cocok untuk sarapan, sandwich, atau camilan mandiri.

Kriteria: Kunyah, Asap, dan Seimbang

Preferensinya berbeda-beda, tetapi penguji kami menyetujui ciri-ciri utama. Bacon yang ideal harus memiliki tekstur yang lembut, menghindari kerapuhan seperti kaca dan kelembutan yang lembek. Lemaknya harus matang dengan baik tetapi tetap lentur. Rasa asap harus ada tanpa mengganggu rasa alami daging babi. Seperti yang dikatakan seorang editor, “Anda ingin bacon yang rasanya seperti bacon, bukan api unggun.”

Pemenang: Smithfield Berpotongan Tebal, Merokok Hickory Alami

Smithfield Thick-Cut Bacon muncul sebagai pemenangnya. Bacon ini memenuhi janjinya: potongan besar yang mempertahankan rasa kunyah yang memuaskan bahkan ketika sudah matang sepenuhnya. Keseimbangan daging tanpa lemak dan lemaknya sempurna, mencegah pecah dan memastikan empuknya gigitan.

Para penguji memuji rasanya sebagai “bacon klasik”—berasap tanpa dibuat-buat. Ini cukup serbaguna untuk sarapan, sandwich, atau dihancurkan di atas salad, menangkap esensi bacon klasik, telur, dan keju di atas bodega roll.

Juara Kedua: North Country Smokehouse Organik Applewood Merokok Bacon yang Tidak Diawetkan

Applewood Smoked Bacon dari North Country Smokehouse menempati posisi kedua dengan rasa yang lebih berani dan intens. Rasa berasapnya tegas, hampir seperti tembakau, namun dipadukan dengan rasa manis yang halus. Bacon ini “dibalik sepenuhnya”, memberikan pengalaman yang sangat berisi dengan rasa yang enak dikunyah.

Namun, profil asap yang kuat membuat penguji terpecah; beberapa menganggap rasa manisnya mengganggu. Jika Anda lebih suka daging asap yang kuat, ini pilihan Anda.

Para Pesaing

Merek yang diuji meliputi:

  • 365 oleh Whole Foods Applewood Asap yang Tidak Diawetkan
  • Daging Asap Hickory Alami Applegate yang Tidak Diawetkan
  • Bacon Asap Alami Kepala Babi Hutan
  • Daging Asap Hickory Premium Jimmy Dean
  • Daging Asap Kayu Keras Alami Oscar Mayer
  • Janji Alam Hickory Asap Bacon yang Tidak Diawetkan (Berhenti & Berbelanja)
  • Bacon Organik Rumah Asap Negara Utara
  • Smithfield Secara Alami Hickory Merokok Daging Potong Tebal
  • Kisah Nyata Makanan Applewood Smoked Kurobata Bacon
  • Bacon Tidak Diawetkan di Peternakan Wellshire

Putusan: Tekstur dan Ketebalan Penting

Faktor yang paling penting adalah tekstur. Bacon yang dipotong tebal secara konsisten mengungguli daging yang lebih tipis, mempertahankan lebih banyak kunyahan dan mencegah kerapuhan yang berlebihan. Daging babi asap supermarket sering kali menghasilkan terlalu banyak lemak, sehingga menghasilkan potongan yang rapuh dan tidak memuaskan.

Sembuh vs. Tidak Sembuh: Apakah Penting?

Apakah bacon diberi label “diawetkan” atau “tidak diawetkan” sebagian besar merupakan perbedaan pemasaran. Bacon yang “tidak diawetkan” sering kali menggunakan bubuk seledri, yang mengandung nitrat alami yang fungsinya identik dengan nitrat sintetis dalam pengawetan. Rasa dan ketebalan irisan terbukti jauh lebih penting daripada metode pengawetan dalam pengujian ini. Bacon pemenang secara tradisional diawetkan dengan natrium nitrit, sedangkan yang kedua adalah pilihan organik “tidak diawetkan” yang mengandung bubuk seledri.

Pada akhirnya, bacon terbaik memberikan keseimbangan harmonis antara asap, garam, dan kunyahan yang memuaskan. Potongan pemenang, Smithfield Thick-Cut, mencapai hal ini dengan sempurna.